Apa Yang Membangun Sebuah Tim Juara?

sebuah tugas mata kuliah KSPK

1. Skill Individu
Langkah pertama dalam membangun tim juara adalah memiliki komposisi pemain terbaik, begitu juga dengan pelatihnya. Inidikatornya, bagi pemain tentu saja keahlian mengolah bola, pengalaman, dan fisik yang prima. Sedangkan bagi pelatih adalah kemampuan manajerial yang mumpuni. Karena dengan begitu yang perlu dilakukan tinggal mengolah kemampuan tim secara kolektif dan skill yang sudah ada memudahkan dalam menerapkan berbagai macam strategi di segala kondisi. Begitu juga dengan pelatih, seorang pelatih kompeten dapat menerapkan berbagai strategi terbaik dalam kondisi pertandingan yang beragam.

2. Mental, sikap, dan mindset
Material berupa skill/kemampuan tidaklah cukup untuk menjadi tim juara. Karena banyak hal non teknis yang mempengaruhi performa di lapangan. Yaitu mental, sikap, dan mindset. Mental dan sikap artinya setiap individu dalam tim memiliki kekuatan dalam jiwanya dan mengambil sikap yang baik dalam menghadapi setiap kondisi yang mungkin terjadi. Misalnya bagaimana dia membuat kekalahan sebagai pemicu untuk berjuang meraih kemenangan dan bukan justru membuatnya putus asa. Sedangkan mindset merupakan anggapan dasar yang tertanam sejak awal, misalnya ‘kekalahan adalah kemenangan yang tertunda.’

3. Proses : Usaha yang terfokus, praktek, dan kesabaran.
Setelah tim terbentuk, latihan sangatlah diperlukan untuk saling mengenal satu sama lainnya. Dari latihan ini dapat diketahui apa yang harus diasah dari sebuah tim atau seorang individu. Dengannya dilakukan usaha yang terfokus, artinya, tidak membuang waktu untuk melatih yang tidak diperlukan namun malah melupakan hal-hal yang penting. Kemudian, diperlukan juga praktek, dapat berupa pertandingan persahabatan dengan tim lain atau dengan mengadakan latih tanding antar anggota tim. Latihan dan praktek ini kemudian dipadukan dengan kesabaran untuk mencapai hasil maksimal

4. Teamwork
Sesuai dengan namanya, TIM JUARA, maka semua komponen berjuang sebagai satu kesatuan tim. Ini mencakup hal teknis seperti komunikasi di dalam lapangan maupun non teknis seperti keharmonisan antar individu. Hubungan seperti ini dilandasi dengan tekad yang sama untuk meraih tujuan tim yang sama, yaitu juara tanpa mendahulukan kepentingan setiap individunya. Dengan teamwork pula setiap individu dapat menutupi kekurangan individu lainnya.

5. Kenali situasi dan kondisi
Dan yang tidak kalah pentingnya, sepakbola tidak hanya memperhatikan apa yang ada dalam diri kita,namun juga harus menguasai seperti apa lawan yang dihadapi. Dengan menganalisis hal tersebut, maka tim dapat menerapkan strategi yang paling efektif dan efisien . Jangan lupa pula untuk mengenal lingkungan bermain, misalnya kondisi lapangan dan peraturan. Karena walau bagaimanapun, bermain bola membutuhkan pemahaman tentang sepakbola itu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s